Beranda Berita #TrashFreeDay, SAMPAH adalah “EMAS dari LIMBAH”

#TrashFreeDay, SAMPAH adalah “EMAS dari LIMBAH”

76
0
BERBAGI

Pagi yang cerah, Minggu 20 Maret 2016 sepanjang jalan Thamrin-Sudirman ribuan masyarakat Jakarta dan sekitarnya memanfaatkannya untuk kegiatan #CarFreeDay #CFD. Yaa.. hari minggu adalah kesempatan pejalan kaki dan pesepeda menguasai jalan protokol Thamrin-Sudirman, setelah dari Senin-Sabtu dikuasai oleh kendaraan bermotor. Bahkan CFD sudah tidak hanya menjadi arena untuk berolahraga, tetapi juga untuk berbagai aktivitas lainnya mulai demonstrasi, promosi produk, rekreasi, kuliner bahkan Polisi memanfaatkan CFD untuk SIM keliling. Sangat membantu bukan?… masyarakat cukup menarik SIM yang akan diperpanjang, jika antriannya cukup lama bisa berolahraga, lalu jadi dech SIM. Sangat praktis.

Ajang CFD juga sering digunakan untuk gerakan memungut sampah, maka akan ditemukan banyak aktivitas/komunitas lingkungan yang melakukan aksi gerakan pungut sampah. Bagaimana dengan Komunitas WEGI?. Sebagai komunitas yang berjuang untuk mewujudkan Green Industry di Indonesia, maka ladang perjuangannya tidak hanya disekitar pabrik dan masyarakat sekitar pabrik. Tidak hanya aspek penambangan, produksi dan CSR semata.

Komunitas WEGI memiliki pandangan strategis, bahwa mengurangi sampah dapat dilakukan jika masyarakat sadar ada value/nilai/manfaat dari sampah jika kreatif mengolahnya. Gerakan pungut sampah dan pilah sampah maka akan membantu dalam recycle sampah ke bentuk semula. Semisal sampah plastik maka dapat menjadi bahan baku plastik, sampah kertas akan dikirim/dijual ke pabrik kertas untuk jadi bahan baku.

Komunitas WEGI memandang sampah adalah “Emas dari Limbah”, maka dengan berkolaborasi bersama komunitas/LSM lainnya Komunitas WEGI memikirkan bagaimana sampah bisa diolah menjadi produk bernilai tambah dan bagaimana menyebarluaskan ide tersebut. Karena jika ide hanya untuk diri sendiri atau komunitasnya maka gerakan #trashfreeday tidak akan berjalan dengan baik

Masih kondisi badan capek karena sejak tanggal 18-19 Maret 2016 secara berturut-turut 12 pendekar WEGI berkolaborasi dengan penggiat/komunitas blogger, sosmed dan lingkungan se Sumatera mengadakan kegiatan di Bukit Tinggi dan Wisata Edukasi Green Industry PT Semen Padang.

http://www.makarame.com/kuliner-padang-soto-kering-paku-hingga-tanbunsu/
http://www.medanwisata.com/2016/03/wisata-edukasi-green-industry-wegi-semen-padang.html
http://journalofprincess.blogspot.co.id/2016/03/wegi-v-bersama-komunitas-wegi.html
http://www.susindra.com/2016/03/batik-tanah-liek-belajar-motif-dan-cara.html
http://www.kompasiana.com/gapey-sandy/patuhi-aturan-wisata-di-istano-basa-pagaruyung_56fdb41c907a6186048b4574
http://www.susindra.com/2016/03/wegi-gomes-to-padang-day-1.html
http://www.susindra.com/2016/03/batik-tanah-liek-belajar-motif-dan-cara.html
http://www.kompasiana.com/gapey-sandy/lestarikan-bekas-pabrik-indarung-sebagai-pusaka-industri_57020c10b57e6157179928a2
http://www.kompasiana.com/gapey-sandy/lestarikan-bekas-pabrik-indarung-sebagai-pusaka-industri_57020c10b57e6157179928a2
http://www.makarame.com/semen-padang-klaim-penambangan-batu-kapur-ramah-lingkungan-benarkah/
http://www.susindra.com/2016/03/batik-tanah-liek-belajar-motif-dan-cara.html

Tengah malam baru sampai penginapan di Jakarta, SMART Hotel, dan jam 06.00 Minggu 20 Maaret 2016 sudah bersiap-siap untuk beraksi “TrashFreeDay dengan konsep “merubah sampah menjadi barang bermanfaat”.

12440742_10207455469803233_2418994706928661573_o

Yaa… Sobat WEGI dari Sukabumi pada CFD pertama WEGI di Jakarta tersebut, akan mengadakan kegiatan memungut sampah lalu memilah dan memilih sampah yang bisa dibuat menjadi barang berharga. Tidak hanya itu, Komunitas WEGI juga mengajak partisipasi masyarakat yang hadir di CFD tersebut untuk mencari ide dan bersama-sama mengolah sampah yang ditemukan. Wuiihhh….ramai sekali dari berbagi usia mulai anak-anak sampai orang tua, mulai pelajar sampai eksekutif perusahaan dan dosen IPB memeriahkan acara Komunitas WEGI.
IMG-20160320-WA0019

Lihat aksi anak SD yang dengan tekun melihat penjelasn dari Kang Opick bagaimana membuat lukisan dari kaleng, yaitu bekas kaleng minuman penyegar Cap Badak yang ditemukan di dekat bundaran HI.

IMG-20160327-WA0022

Lihat pula aksi salah satu eksekutif perusahaan papan atas di Indonesia yang membuat kreasi tempat pensil dari bekas botol Aqua yang ditemukann di CFD.

fyhkwe87

Komunitas WEGI juga memberikan kesempatan kepada seorang kakek yang membuat tali dari plastik dan dijual keliling di acara CFD, lihat bagaimana trik membuat tali. Ini tentu penting juga dipelajari, dari pada selalui beli tali baru, bisa membuat tali dari limbah yang ditemukan.

12890915_10207455489403723_7355051984206360609_o

Tentu saja, kemeriahan acara Komunitas WEGI dapat berjalan dengan baik dengan dukungan dari PT Semen Padang, yang bersedia memberikan 15 buah doorprize sebagai gimnick untuk mengajak masyarakat di ajang CFD sekaligus membangkitkan semangat masyarakat akan produk-produk nasional asli buatan anak bangsa.

yUQheTxv

Jika setiap masyarakat memiliki ketrampilan membuat barang berharga/bermanfaat dari limbah sehari-hari, maka tentu gerakan pilah sampah sudah dilakukan dan memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat. Tidak itu saja, kreatifitas ini tentu sangat dibutuhkan, karena masa depan Indonesia ada di industri kreatif. Indonesia adalah negara yang memiliki ribuan suku, ribuan ragam budaya dan ribuan kreatifitas. Sehingga industri kreatif sudah ada sejak jaman nenek moyang. Di era modern dengan konteks yang moderan, maka kreativitas melalui pemanfaatan limbah tentu akan menjadi hal yang menarik. Terlebih jika nanti ada gerakan menggunakan seragam kerja yang dikombinasikan dengan limbah plastik/kertas, menggunakan sandal hotel dari limbah kertas dan lainnya. Dengan kreatifias dan desain menarik tentu akan menjadi pilihan masyarakat.

Nantikan #TrashFreeDay Komunitas WEGI berikutnya dengan aksi-aksi yang lebih dahsyat dengan dukungan yang lebih besar.

BERBAGI
Artikel sebelumyaAksi WeGI dalam Car Free Day Jakarta (1)
Artikel berikutnyaDokumentasi WeGI 5 Semen Padang
We Green Industry adalah komunitas yang fokus dalam penerapan kaidah dan best practices Green Industry oleh perusahaan di Indonesia sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, dengan tidak hanya mencari keuntungan, juga aspek masyarakat dan lingkungan sekitar.

LEAVE A REPLY